Seni lukis memang jadi salah satu cabang seni yang hasil karyanya selalu berhasil menarik minat para pencinta seni. Namun, di balik kepopuleran cabang seni tersebut, masih ada yang masih bingung tentang pengertian seni lukis itu karena itu, kali ini IDN Times akan mengulas mengenai pengertian seni lukis hingga aliran-alirannya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!1. Pengertian seni lukisilustrasi melukis SlobodianykDilansir KBBI Daring, seni lukis sendiri didefinisikan sebagai seni mengenai gambar-menggambar dan lukis-melukis. Sejalan dengan pengertian tersebut, dalam jurnal yang berjudul Kreativitas dan Motivasi dalam Pembelajaran Seni Lukis, dijelaskan seni lukis merupakan keindahan yang diciptakan manusia dalam bentuk dua jurnal tersebut Nelwandi Nelson juga menjelaskan lebih lanjut bahwa seni lukis adalah karya yang memiliki nilai keindahan yang diwujudkan dalam bentuk rupa atau gambar. Media dari seni lukis ini pun tidak terbatas pada kertas atau kanvas saja, bisa juga dituangkan dalam media dua dimensi lainnya, seperti tembok, kain, dan media dua rupa Fungsi seni lukisilustrasi memilih lukisan ShvetsTidak hanya menjelaskan mengenai pengertian seni lukis, di dalam jurnal Kreativitas dan Motivasi dalam Pembelajaran Seni Lukis juga menerangkan bagaimana fungsi dari seni lukis itu sendiri. Menurut jurnal tersebut seni lukis adalah sarana untuk mengembangkan kreativitas dan bentuk dari kebebasan itu, seni lukis ini juga bisa memiliki nilai sakral apabila digunakan sebagai media untuk menggambarkan kebesaran Tuhan. Contohnya, lukisan para Dewa dalam agama Hindu, kaligrafi dalam agama Islam, dan lain-lainnya. Baca Juga Profil Affandi Koesoema, Pelukis Nyentrik dengan 2 Ribu Karya 3. Aliran-aliran dalam seni lukisPameran 'Potret Malam Affandi' memperingati haul ke-32 sang maestro lukis di Museum Affandi. IDN Times/Tunggul Damarjati A. Aliran RepresentatifAliran representatif adalah aliran seni lukis yang cenderung melukiskan objek alam, kegiatan sehari-hari dalam masyarakat, dan kehidupan. Aliran representatif ini sendiri dibagi lagi menjadi tiga aliran, yakni realisme, naturalisme, dan Aliran RealismeAliran realisme merupakan aliran yang berusaha untuk menghadirkan kegiatan atau kenyataan itu sendiri dalam karya lukisan. Objek yang dijadikan dalam aliran ini akan dilukis dalam keadaan sebenar-benarnya tanpa beberapa tokoh yang berfokus pada aliran realisme1. Wardoyo2. Trubus3. Tarmizi4. Dullah5. Edouard Manet2. Aliran NaturalismeSesuai dengan namanya, aliran naturalisme fokus menggambarkan objek-objek atau keadaan alam yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Aliran ini membutuhkan ketelitian dan ketekunan yang sangat tinggi karena harus bisa menghadirkan detail-detail peristiwa alam, seperti gerakan ombak, gerakan angin, dan sejenisnya dalam lukisan itu sendiri agar mirip dengan beberapa tokoh yang berfokus pada aliran naturalisme1. Wahidi2. Abdullah Suryobroto3. Basuki Abdullah4. John Constabel5. Thomas Cole3. Aliran Romantisme Berbeda dengan aliran realisme, aliran romantisme justru berusaha melukiskan suatu kejadian dengan dramatis. Jadi, kejadian yang menjadi objek di lukisan tersebut akan digambarkan seindah mungkin. Aliran romantisme sering menggunakan objek peristiwa-peristiwa penting dalam beberapa tokoh yang berfokus pada aliran naturalisme1. Raden Saleh2. Francisco Goya3. Caspar David Friedrich4. Turner5. Henri FuseliB. Aliran DeformatifAliran deformatif dikenal sebagai aliran yang mengubah bentuk asli dari objek lukisan itu sendiri. Namun, aliran ini tetap berusaha untuk tidak meninggalkan bentuk asli atau bentuk dasar dari suatu objek. Aliran deformatif ini dibagi dalam empat aliran, di antaranya kubisme, surealisme, ekspresionisme, dan Aliran KubismeKubisme adalah aliran lukisan yang menggunakan bentuk geometris sebagai objek lukisannya. Biasanya, bentuk geometris, seperti persegi panjang, trapesium, persegi, jajar genjang, dan bentuk lainnya akan dilukis menyerupai suatu bentuk beberapa tokoh yang berfokus pada aliran kubisme1. Pablo Picasso2. Georges Braque3. Juan Gris4. Ahmad Sadali5. Mochtar Apin2. Aliran SurealismeAliran surealisme ini menonjolkan lukisan dari sesuatu objek yang tidak nyata. Objek dari aliran lukisan satu ini bersumber dari imajinasi si pelukis. Jadi, jangan heran jika kamu menemukan objek tidak nyata seperti lukisan setengah manusia dan setengah hewan dalam lukisan beberapa tokoh yang berfokus pada aliran surealisme1. Salvador Dali2. Rene Magritte3. Frida Kahlo4. Abdul Rahman5. Gusti Putu Saderi3. Aliran EkspresionismeKamu pasti bisa menebak kan bagaimana hasil dari lukisan ekspresionisme ini. Yup, aliran ekspresionisme ini merupakan aliran yang mengutamakan ekspresi dari si pelukis atau seniman itu sendiri. Berikut beberapa tokoh yang berfokus pada aliran ekspresionisme1. Affandi2. Edvard Munch3. Ernst Ludwig Kirchner4. Vincent van Gogh5. Franz Kline4. Aliran ImpresionismeAliran impresionisme merupakan aliran lukisan yang menonjolkan perasaan atau kesan dari suatu objek atau peristiwa itu sendiri. Jadi, aliran ini lebih memilih untuk melukiskan suatu objek berdasarkan kesan yang didapat oleh pelukis ketimbang melukisnya sesuai dengan kondisi di dunia beberapa tokoh yang berfokus pada aliran impresionisme1. S. Sudjojono2. Claude Monet3. Paul Cezanne4. Paul Gauguin5. Georges SeuratItu dia ulasan pengertian seni lukis disertai dengan fungsi dan aliran-aliran dalam seni lukis. Kamu suka melihat aliran lukisan yang mana nih? Baca Juga Mengintip 'Potret Malam Affandi', Peringatan Haul ke-32 Maestro Lukis
Aliranseni lukis yang menyerupai bentuk bentuk dalam mimpi termasuk aliran aliran seni lukis yang penggambaranya sesuai dengan kesan pada saat objek tersebut dilukis disebut aliran.. Aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan objek aslinya disebut aliran? aliran seni lukis yang menggambatkan sebuah objek dengan garis tebal1. Aliran RealismeAliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan – ciri aliran ini yaitu • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari – hari.• Lukisan apa adanya.• Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek – tokohnya • Gustove Corbert • Fransisco de Goya • Honore Umier2. Aliran SurealismeAliran Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah – olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti – ciri • Lukisan aneh dan asing.• Penuh dengan fantasi dan – tokohnya • Joan Miro • Salvador Dali • Andre Masson • Sudiardjo • Amang Rahman3. Aliran RomantismeAliran Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun – ciri • Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.• Penuh gerak dan dinamis.• Warna bersifat kontras dan meriah.• Pengaturan komposisi dinamis.• Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.• Kedahsyatan melebihi kenyataanTokoh – tokohnya • Raden Saleh • Eugene Delacroix • Theodore Gericault • Jean Aliran NaturalismeAliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih – ciri • Kebanyakan bertemakan tentang alam• Memiliki teknik gradasi warna• Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkinTokoh – tokohnya • Raden Saleh • Abdullah Sudrio Subroto • Basuki Abdullah • Gambir Anom • Trubus5. Aliran ImpresionismeAliran Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak – ciri • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya.• Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.• Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer Hitam tidak digunakan sebagai bayangan.• Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.• Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.• Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.• Dikerjakan di luar ruangan en plein airTokoh – Tokoh • Claude Monet • Aguste Renoir • Casmile Pissaro • Sisley • Edward Degas • Mary Cassat6. Aliran EkspresionismeAliran Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam baik objeknya maupun senimannya.Ciri – ciri • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang• Ungkapan isi hati seseorang.• Imajinasi seseorang• Pemilihan Warna diutamakan• Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan Sturm und Drang’ dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang – Tokoh • Vincent Van Gogh • Paul Gaugiuin • Ernast Ludwig • Affandi• Zaini • Popo Iskandar7. Aliran AbstraksionismeAliran Abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu abstrak kubistis dan – ciri Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di – Tokoh • Mark Rothko • Clyfford Stll • Adolf Got Lieb • Robert Montherwell • BornetNewman8. Aliran KubismeAliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan – ciri • Memiliki bentuk geometris• Memiliki perpaduan warna yang sangat – Tokoh • Gezanne • Pablo Picasso • Metzinger • Braque • Albert Glazes • Fernand Leger • Robert Delaunay9. Aliran DadaismeAliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan naive, terkadang – ciri • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.• Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontrasTokoh – Tokoh • Roull Haussmann • Duchamp • Hans Arp10. Aliran FuturismeAliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara – ciri • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan• Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau multiple viewpoints • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain• Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan – Tokoh • Giacomo Balla • Umberto Boccioni • Sculptor • Carlo Carrà ,11. Aliran FauvismeAliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan – ciri • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.• Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya• Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan – Tokoh • Henry Matisse • Andre Dirrain • Maurice de Vlamink • Rauol Dufi • Kess Van Aliran KlasikismeAliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan – ciri • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.• Bentuk selalu seimbang dan harmonis.• Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.• Raut muka tenang dan berkesan agung.• Berisi cerita lingkungan istana.• Cenderung – Tokoh • Bartholome Vignon 1762 – 1846 • Jaques Lovis David 1974 – 1825 • Jan Ingles 1780 – 1867
Dandi antara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi petunjuk dengan hak, dan dengan yang hak itu [pula] mereka menjalankan keadilan. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur [ke arah kebinasaan], dengan cara yang tidak mereka ketahui. [Q.S. al-A'raf:180-182] Qbv7GWb.